I Love You. ☺
These caption were describing all my feeling to you and our relationship or so people call it. I don't know why we stuck to each other like this. But I hope we will reach our happy ending together. ^^
I think that the whole point of being with someone is so you can talk to them and let go everything, and even when you're at your worst, they still like you, they still want to speak to you and care about you.
what do you think?
Meninggalkanmu, bagiku hanya sebatas niat. Entah bisa sungguh-sungguh kulakukan, atau hanya akan terlupakan.
Hari yang yang panjang.
Selamat pagi, Selamat Tidur. Besok kuliah pagi :)
Jumat, 07 Market 2014
Sesuai janjimu yang mau menjeputku.
Sore itu kau datang setelah semua urusan kampusmu selesai. :)
Aku sengaja memintamu jauh-hari untuk menjemputku pulang ke rumah supaya kamu visa meluangkan waktumu.
Aku masih sedikit tidal percaya ketika kamu bilang sedang tidak enak badan.
Tapi ternyata memang benar, badannya panas waktu aku memelukmu Dari belakang di at as motormu ditambah batuk-batuk yg bisa dibilang lumayan parah. :(
Kamu tetap menjemputku meski dalam keadaan sesakit itu.
Lalu aku mengajakmu makan karena kamu bilang belum makan saat itu.
Saat melihatmu makan, kamu bener-bener keliatan sakit lalu aku menawarkan untuk menyetir motormu ke apartemenku untuk mengambil barang2 lalu pulang ke rumahku.
Pertamanya kamu menolak lalu akhirnya setelah makan kamu menyerahkan kuncimu padaku.
Aku tahu kamu masih khawatir dan blm bisa percaya sepenuhnya gara-gara insiden waktu itu. Tetapi jika itu jarak dekat tidak masalah. ;)
Saat aku yang menyetir motormu dan kamu duduk membonceng di belakang kamu memegang pinggangku dan menggelitiknya (?) Entah kamu sadar atau tidak. Hmm
Then finally we reach my apartment then took a rest for an hour. Spending time while you watching
News and SUCI 3 on my laptop. And me preparing stuff to bring home.
It's sad seeing you get sick like this. So I show him my usual medicine for cough and flu. And then you said that it was your meds at home too. Then I feed you with two spoon of it and tell him to bring the meds.
Then we're going home but he did almost kiss my left cheek before.
I think he behave himself cause he won't infected me with his sick.
It's a little bit awkward type with bahasa. If it's not formal it would be bad to read. If it's too formal than its geting awkward to read too hem .__.
Well, makasih udah jemput aku dengan kamu yang dalam keadaan sakit yang nggak bisa dibilang sakitmu ga parah. Makasih udah bela-belin jemput aku dalam keadaan sakit. Makasih ;)
Sampai sekarang pun aku masih penasaran kenapa kamu baik banget sama aku. Benarkah kamu hanya menganggap aku cuman sebagai teman (?)
Tetapi perlakuanmu terhadapku tidak pernah berubah sejak dulu. Kamu masih orang yang sama. Orang yang pernah menjalin status pacaran denganku. Masih seperti saat kamu bilang menyayangiku.
Hanya tuhan yang Tahu. :)
How can I resits you?
I cant. Same to you who can resist mine.
Can't you see that you're actually belong to me all this time?
There's some invicible red string that ties us so we always go back to one another.
Just please, realize it sooner :(
"Bukan tentang siapa yang kita kenal paling lama, yang datang pertama, atau yang paling perhatian...
Tapi tentang siapa yang datang dan tak pernah pergi."